pembuka sampul biru tua


malam ini aku menghabiskan sajian kata yang disediakan oleh pak Joko Pinurbo dalam hidangan karyanya
hidangan yang gurih dan nikmat sebagai hidangan pembuka setelah sebulan lamanya
dengan sampul berwarna biru tua, menambah kesan menarik saat melihat rak buku di toko buku sudut kota Jogja
dalam buku Srimenanti ini, hanya berisi cerita pendek dua manusia yang berbeda diiringi dengan penggalan puisi pak Sapardi yang melegendaris
dimana wanita yang suka melukis dan prianya seorang pujangga perangkai kata-kata yang gila

      perpaduan pas !

yang satu suka bermain warna dalam warna . .
yang satu lagi suka merangkai kata dalam kata . .

ada penggalan kalimat dalam kertas itu, yang ingin ku tarik dalam mesin ketik malam ini :
"disaat-saat rentan hati, ingin rasanya saya pergi mengasingkan diri. pergi jauh ke sebuah pelukan dan berlabuh di bahu seseorang, tapi pelukan siapa, bahu siapa ? hati saya tertambat pada sebuah cuitan manis yang saya temukan di linimasa :

    inginnya bersandar dipundakmu sambil dielus-elus kepala lalu berbisik "ini lebih enak ketimbang bersandar pada ideologi" "



Komentar