tepat saat kepulangan, ada seorang perempuan yang berdiri dengan wajah cemas bercampur rindu di pintu penjemputan
dengan mata yang hanya terfokus pada pintu itu, berharap ada gadis berkerudung yang dinantinya selama 1 tahun
berdesak-desakkan dengan manusia lain yang sama-sama dalam situasi menunggu kedatangan seseorang
mungkin diantara mereka ada yang sedang menunggu kekasihnya, yang secara diam-diam mempersiapkan seikat bunga lavendaire dan cincin yang ia letakkan disaku celananya
terdengar pemberitahuan bahwa pesawat jurusan Jogja-Lampung sudah mendarat dengan mulus
senyum perempuan itu terlihat sedikit demi sedikit merekah, bersamaan dengan pertanyaan
"sudah secantik apa putri-ku saat ini semesta ?"
akhirnya gadis berkerudung yang ia tunggu-pun terlihat diantara beberapa manusia yang saling ingin melewati pintu keluar bandara
dengan nafas lega perempuan itu hanya melambaikan tangan dengan senyum yang merekah sangat sempurna, setelahnya . .
dengan saling mencium tangan dan berpelukan seolah melepas beban rindu yang dipanggul selama 1 tahun, tanpa saling mengungkapkan
(ternyata seperti ini melepas rindu yang tak pernah diucapkan. lega.)
dengan suara yang sangat lirih. bahkan mungkin tak ada yang mendengar suara lembut nya itu
sembari menatap gadis berkerudung itu, dia mengatakan nya :
"kau menjaga dan merawat putri-ku dengan sangat sangat baik semesta. terimakasih.)

Komentar
Posting Komentar