Bingkisan harapan.



"Kemarin aku seperti melihat mu"
"Dimana?"
"Disalah satu gang yang ada di tengah tengah kota, kamu berdiri tepat dibawah redup nya sorot lampu"
"Pantas. Aku semacam merasa ada aura sayang yang pernah dirasa kemarin malam. Ternyata ada kamu di sekitar ku"
"Haha. Tapi aku lihat kamu seperti membawa bingkisan beraroma harapan"
"Tau saja. Sengaja membawa buah tangan, siapa tau dikabulkan dari aroma aroma nya"
"Jadi saat itu benar sedang menunggu ?"
"Iya. Tapi sayang, yang ditunggu tidak berniat menghampiri padahal sudah tau di tunggu"
"Kasihan. Lalu dikemanakan dengan bingkisan yang beraroma itu?"
"Aku letakkan saja di bawah sorot lampu gang itu. Mungkin tak lama setelah itu sudah dikoyak kucing gang yang kelaparan disana, karena terpanggil dengan aroma harapan di tengah dingin nya malam"

Komentar