apa yang sudah didapat ?

semakin bertambah usia dan makin kesini, muncul saja begitu kesadaran yang muncul
dimana kesadaran bukan lagi sebuah kepiyawan dalam mengatur hal yang bernama waktu, tetapi lebih pintar dalam menempatkan prioritas yang kau pilih untuk di lakukan.
lebih sulit nyatanya. menempatkan yang sama sama dipilih dan ternyata menjadi salah satu penilaian tersendiri tentang sudah sejauh mana usaha mu untuk mendewasakan diri.

jika boleh bercerita kali ini, ada rasa ingin mengalahkan, ada iri ingin menunjukkan kehebatan, ada rasa ingin menghebatkan diri dimasa depan. ntahlah.
tetapi ternyata walaupun hanya ingin ditunjukkan pada diri sendiri dimasa lalu, ternyata tittle "ingin menunjukkan" ini melelahkan ya.
mungkin berakhir banyak pencapaian dari sebuah keputusan, tetapi ada beberapa proses yang akhirnya rugi tidak di nikmati. ah, jika sudah begini aku hanya ingin segelas minuman cokelat dingin.

beberapa target sudah diwujudkan, lalu membuat target baru lagi, setelah itu ada lagi dan lagi. dasar manusia tak ada puasnya. setelah itu di pikir berulang kali "apa saja yang benar benar kamu dapatkan dari beberapa pencapaian?"

jika sudah kelelahan saja, mengeluh dan menangis ampun ampunan. lalu, berkeluh "tidak ada yang peduli-kah salah satu manusia bumi, bahwa ada yang sedang tidak baik baik saja ?"
(hey! makanya ketika pintu hidup sedang diketuk itu dibuka dan dipersilahkan, bukan di diamkan dan menganggapnya hanya bapak pos pengantar surat saja. egois!!)

Komentar