penemuan makna rumah ?

beberapa anak manusia melakukan perjalanan tanpa mereka sendiri tau arah tujuan
berjalan dengan penuh keyakinan dan keberanian ala kadarnya
hanya bermodal kalimat "akan baik baik saja" untuk memantapkan jiwa bahwa ini yang terbaik
berawal dengan kalimat "aku pasti bisa bu, pak" seolah menyuapi pil keyakinan pada orang terkasih di rumah
setelah diperjalanan dan bertemu hal hal yang disebut rintangan, disitu seolah merasa menjadi seorang yang luarbiasa dalam menentukan pilihan untuk pertama kalinya
dan ketika kegagalan ikut menyapa, seolah saatnya untuk berhenti  dan yang disusun sudah selesai
padahal jika dibiarkan belum apa apa untuk namanya permulaan
tapi bukan kah begitu skenario yang ada?
semacam alam yang memaksa anak burung untuk berani keluar dari sangkar. mau tidak mau, bisa tidak bisa
dan saat gagal, mungkin alam yang akan memakan nya dan mengakhiri cerita perjalanan dalam dunia terbang nya
tetapi ketika berhasil dalam melakukan perjalanan dalam sejarah penerbangan nya, akan ada saat dimana ia akan kembali ke sangkar
untuk pulang . .
apakah semacam begitu juga skenario untuk anak manusia? atau berbeda?
yang ku tau terkadang kita perlu melakukan perjalanan yang jauh dan lama, untuk mengerti apa makna pulang itu sendiri
aku fikir, kali ini perlu perjalanan yang cukup lama untuk memaknai pulang kerumah itu apa?
baik rumah dalam arti seseorang ataupun tempat?
dua hal yang berbeda, namun menjadi satu tempat tujuan akhir yang sama
saat senang sampai saat lelah, bukan kah rumah adalah tempat yang akan seseorang tuju pada akhirnya

Komentar