otakku berbicara, berteriak
suara hiruk pikuk jalanan pun seperti lenyap
kalah dengan suara otak ku dalam berbicara
perlukah semacam rambu untuk menahan sementara ?
tapi, semenjak kapan rambu mampu menahan suara ?
(hah! yasudahlah)
dasar manusia! bukan nya ingin lari dari kenyataan
justru sangat ingin lari dari pikiran nya sendiri yang membelah buana
terlaru berisik katanya!
sama hal nya semacam manusia manusia yang saling beradu klakson
di persimpangan lampu merah kota dijalanan
gaduh! sesak! berisik!
rasa rasa diri perlu banyak ingin,
ingin rehat
ingin jarak
ingin rebahan
ingin makan enak
ingin hidup berlimpah kekayaan
ingin berteriak
ingin sejenak berhenti berpikir hal hal yang membuat diri sekarat
ingin "dia" walau sesaat (eh . .)
tuh kan!
ingin manusia kali ini tidak kira kira memang
suara hiruk pikuk jalanan pun seperti lenyap
kalah dengan suara otak ku dalam berbicara
perlukah semacam rambu untuk menahan sementara ?
tapi, semenjak kapan rambu mampu menahan suara ?
(hah! yasudahlah)
dasar manusia! bukan nya ingin lari dari kenyataan
justru sangat ingin lari dari pikiran nya sendiri yang membelah buana
terlaru berisik katanya!
sama hal nya semacam manusia manusia yang saling beradu klakson
di persimpangan lampu merah kota dijalanan
gaduh! sesak! berisik!
rasa rasa diri perlu banyak ingin,
ingin rehat
ingin jarak
ingin rebahan
ingin makan enak
ingin hidup berlimpah kekayaan
ingin berteriak
ingin sejenak berhenti berpikir hal hal yang membuat diri sekarat
ingin "dia" walau sesaat (eh . .)
tuh kan!
ingin manusia kali ini tidak kira kira memang
Komentar
Posting Komentar