hari istimewa ibu pertiwi

tepat ditanggal 17 Agustus ibu pertiwi merayakan kemerdekaan nya
bersorak sorak manusia ditanah nya saling bergembira
entah dari warga biasa, para pelajar sekolahan sampai kepala negara dan seluruh staf dibawahnya
seolah sebuah hari yang sangat ditunggu tunggu setiap tahun nya
ya semacam kita menunggu hari istimewa kita masih-masing, yang kita sebut hari lahir

berjejer-jejer bendera warna-warni disepanjang jalanan menghiasi
dapat kamu temui baik dijalanan setapak desa ataupun disepanjang jalanan besar kota
tapi, akan ada satu bendera yang sama disetiap rumah yang akan kau lihat dengan mata
berkibar gagah dibawah terik panas nya matahari, di musim kemarau yang melanda negeri ini
bendera merah putih namanya

akan terdengar kata "merdeka" yang akan dikeluarkan oleh mereka
semacam kata yang dapat membakar sebuah semangat dalam jiwa jika di suarakan dengan lantang
di iringi sebuah lagu "Indonesia Raya", seolah membawa kita kembali sebuah sejarah perjuangan 
dimana dengan bambu runcing sebagai senjata dan rasa cinta tanah air demi mencapai kemerdekaan 

tepat di perayaan ibu pertiwi ini
muncul sebuah pernyataan dan pertanyaan dalam diri sendiri
pernyataan : ibu pertiwi sudah merdeka, dengan keringat dan darah para pejuang untuk kemerdekaan
pertanyaan : lalu, sudah sampai mana perjuanganmu saat ini dalam memerdekakan diri sendiri? mau sampai kapan mimpi-mimpi terjajah dengan rasa takut dalam diri ? tidak bosan terkurung dalam besi yang kau buat sendiri, dengan alasan takut dihakimi hanya karna takut hasilmu tak sesuai ekspektasi menusia dibumi?

menjadi merdeka bukan untuk memuaskan pemikiran ataupun ucapan manusia di bumi bukan?
menjadi merdeka hanya bertujuan untuk melepaskan yang seharusnya tak dipertahankan
menjadi merdeka hanya bertujuan untuk memaafkan sebuah kesalahan
menjadi merdeka hanya bertujuan untuk meninggalkan yang harus ditinggalkan

merdekalah!
merdekalah dengan melepaskan lalu memaafkan dan meninggalkan sebuah kesalahan
agar layak kau sebut dengan sebuah cerita sejarah kehidupan

dan . .
untuk ibu pertiwi kali ini
salah satu putri negeri ini ingin mengucapkan kalimat "selamat hari kemerdekaan"
turut berduka atas segala bentuk kejadian yang melanda dan menghancurkan
terimakasih 

untuk diri ini
menjadi manusia bumi yang merdekalah
maafkan segala hal yang sudah menjadi sejarah
merdeka-kan yang seharusnya patut kamu merdeka-kan

Komentar